Empat Cara Klasifikasi Jenis Bakteri Monera

Klasifikasi Jenis Bakteri Monera. Monera adalah salah satu dari lima kerajaan, atau super-kelompok, yang ilmuwan gunakan untuk mengklasifikasikan makhluk hidup. Secara khusus, kingdom monera terdiri dari semua prokariota, seperti ganggang biru-hijau, patogen primitif, dan organisme bersel tunggal lainnya dengan materi genetik mengambang bebas. Bakteri termasuk dalam kingdom ini.

Ada banyak klasifikasi untuk bakteri monera, tetapi yang umum adalah: archaebacteria, yang beberapa organisme hidup tertua, mikoplasma, yang beberapa organisme hidup terkecil dan tidak memiliki dinding sel, dan Eubacteria, atau “bakteri sejati.” Pada tingkat yang lebih mikroskopis, bakteri monera membedakan diri dengan bentuk mereka, kebutuhan oksigen, reaksi uji Gram, produksi makanan dan filum.

Bentuk (morfologi) Bakteri Monera

Bakteri Monera umumnya mengambil salah satu dari tiga bentuk dasar: kokus berbentuk seperti bola, basil berbentuk seperti batang, dan spirilla berbentuk seperti spiral. Jenis lain dari monera adalah pleomorfik, yang berarti bahwa mereka dapat muncul dalam beberapa bentuk. Sebagai contoh, Mycobacterium tuberculosis, biang keladi di belakang tuberkulosis, dapat berupa bulat atau berbentuk batang. Sebuah bentuk bakteri juga disebut morfologi.

Kebutuhan Oksigen Bakteri Monera

Bakteri Monera dapat menjadi anaerobik atau aerobik. Bakteri aerobik membutuhkan oksigen, seperti “nitrogen” bakteri yang hidup di tanah bumi dan mengubah gas nitrogen menjadi amonium. Oksigen, bagaimanapun, menyebabkan bakteri anaerob menyusut. Salah satu contoh adalah bakteri dalam asam propionat, yang membentuk lubang dalam keju Swiss. Namun bakteri lain adalah fakultatif, yang berarti mereka dapat bertahan hidup dengan atau tanpa oksigen.

Reaksi terhadap Uji Gram Bakteri Monera

Beberapa bakteri monera mengandung jumlah tinggi peptidoglikan, suatu zat yang memberikan kekuatan dan bentuk dinding sel mereka. Untuk mendeteksi bakteri ini, para ilmuwan umumnya giliran pertama untuk uji Gram, yang berjalan seperti ini:

Untuk memulai, para ilmuwan memberikan noda sampel bakteri dengan kristal violet, zat kimia keunguan gelap. Kemudian, mereka bilas sampel dan menerapkan bahan kimia lainnya untuk stabilitas dan kontras warna. Jika bakteri menahan pewarnaan, mereka disebut “Gram positif” dan memiliki dinding sel kaya peptidoglikan. Kualitas ini membedakan mereka dari bakteri “gram negatif”, yang memiliki baik konten peptidoglikan rendah atau membran luar yang tahan kristal-violet. Gram positif dan Gram negatif adalah beberapa klasifikasi yang paling dasar untuk bakteri monera.

Produksi Makanan Bakteri Monera

Bakteri Monera memelihara diri dengan salah satu dari dua cara berikut: bakteri Autotrophic, atau autotrof, menghasilkan makanan sendiri melalui sumber langsung energi. Salah satu jenis khusus autotrophs disebut “photoautotrophs.” Seperti tanaman hijau, bakteri ini dapat menghasilkan makanan sendiri dengan menyerap sinar matahari. Lainnya autotrophs hidup dalam lingkungan yang ekstrim, misalnya di dekat gunung berapi aktif atau di dasar laut. Heterotrof, di sisi lain, harus mencari bentuk-bentuk organik karbon. Berbeda autotrophs, mereka tidak bisa menghasilkan makanan mereka sendiri.

Filum Bakteri Monera

Filum tergantung pada genetik bakteri itu. Para ilmuwan saat ini mengakui 15 filum, yang berkisar dari Aquificae, yang hidup di air panas dan ventilasi laut, sampai Verrucomicrobia, yang umum di tanah.

Artikel Terkait

Updated: 15 November 2014 — 02:08

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Budisma.web.id © 2014 Frontier Theme