Hubungan Mol dan Jumlah Partikel

Hubungan Mol dan Jumlah Partikel – Munculnya Hukum Avogadro berpengaruh sangat signifikan terhadap perkembangan ilmu Kimia, khususnya dalam pengukuran zat-zat di laboratorium. Pengukuran berat suatu zat pada umumnya menggunakan satuan gram, sedangkan massa atom dan molekul dinyatakan dalam satuan Ar dan Mr. Bagaimana hubungan Ar atau Mr dengan berat suatu zat dalam satuan gram?

1. Tetapan Avogadro (L)

Sumbangan Avogadro tidak berhenti sampai hubungan jumlah partikel (molekul, atom, ion) dan volume gas, tetapi merambah lebih jauh kepada hubungan jumlah partikel dan massa zat. Sebagai gambaran hubungan jumlah partikel dan massa suatu zat, mari kita tinjau partikel yang diemisikan oleh unsur radioaktif berikut ini. Berdasarkan hasil pengukuran, diketahui bahwa satu gram radium dapat mengemisikan partikel alfa sebanyak 11,6×1017 partikel. Partikel alfa sebanyak 11,6 × 1017 setara dengan helium sebanyak 7,7×10–6 g.

Radium Partikel alfa (α ) Atom helium

(1 g) (11,6 × 1017 partikel) (7,7 × 10-6 g)

Oleh karena partikel alfa adalah inti atom helium maka jumlah atom helium dalam satu gram adalah

1g He/7,7×10 g He × 11,6×1017 atom He = 1,507×1023 atom

Jadi, dalam 1g helium terkandung 1,507×1023 atom helium.

Ini menyatakan hubungan massa (g) dan jumlah partikel (atom).

Berdasarkan hasil perhitungan, selalu muncul bilangan sebesar 6,02 × 1023 untuk jumlah molekul yang massanya sebesar nilai massa atom relatif untuk unsur atau sebesar massa molekul relatif unsur senyawa.

Contoh Hubungan Jumlah Partikel dan Massa Zat

Pada P dan T tertentu, 1 g metana mengandung 3,75 × 1022 molekul CH4. Berapa jumlah molekul gas CH4 dalam 16 g?

Jawab

Dalam 1 g CH4 terkandung 3,75 × 1022 molekul CH4.

Dalam 16 g CH4 terkandung:

16 g CH4/1 g CH4 ×3,75×1023 molekul = 6,0 × 1023 molekul

Jadi, dalam 16 g metana terkandung 6,0 × 1023 molekul CH4.

Contoh:

Dalam 18 g air (Mr H2O = 18) terkandung 6,02 × 1023 molekul H2O.

Dalam 23 g natrium (Ar Na = 23) terkandung 6,02 × 1023 atom Na.

Dalam 58,5 g natrium klorida (Mr NaCl = 58,5) terkandung 6,02 × 1023 satuan rumus NaCl.

Oleh karena itu, bilangan sebesar 6,02 × 1023 dinyatakan sebagai tetapan Avogaro yang disingkat L.

L = 6,02 × 1023 partikel

2. Pengertian Mol

Berdasarkan perhitungan, dalam 56 g besi terkandung 6,02 × 1023 atom besi, dalam satu mililiter air terkandung 3,345 × 1022 molekul air. Angka-angka sebesar ini tidak efisien jika dipakai untuk perhitungan zat-zat di laboratorium.

Agar lebih sederhana, para ilmuwan menetapkan suatu satuan jumlah zat yang menyatakan banyaknya partikel zat itu. Satuan ini dinamakan mol. Berdasarkan kesepakatan, untuk partikel yang jumlahnya sebesar tetapan Avogadro atau 6,02 × 1023 dinyatakan sebesar satu mol. Dengan kata lain, satu mol setiap zat mengandung 6,02 × 1023 partikel zat, baik atom, molekul, maupun ion.

Contoh:

Dalam satu mol besi terkandung 6,02 × 1023 atom Fe.

Dalam satu mol air terkandung 6,02 × 1023 molekul H2O.

Dalam satu mol natrium klorida terkandung 6,02 × 1023 ion Na+ dan 6,02 × 1023 ion Cl.

Contoh Hubungan Mol dan Jumlah Partikel

a. Berapa jumlah atom karbon yang terkandung dalam 0,05 mol karbon?

b. Berapa mol gas O2 yang mengandung 1,5 × 1023 molekul O2?

Jawab

a. Dalam 1 mol karbon terkandung 6,02 × 1023 atom karbon.

Dalam 0,05 mol karbon akan mengandung atom karbon sebanyak:

0,05/1,0 mol ×6,02×1023 C = 3,01 × 1022 atom C.

b. Molekul O2 sebanyak 6,02 × 1023 adalah 1 mol.

Jumlah mol untuk 1,5 × 1023 molekul O2 adalah

1,5×1023 molekul O2 /6,02×1023 O2/ mol = 0,25 mol

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Budisma.web.id © 2014