Jenis Ideologi

Jenis Ideologi – Sudahkah Anda memahami berbagai jenis ideologi yang dianut oleh beberapa negara di dunia ini? Untuk mengetahuinva, coba cermati uraian materi di bawah ini! Ada beberapa jenis ideologi yang dianut oleh beberapa negara, antara lain sebagai berikut. a. Ideologi Liberalisme Liberalisme merupakan ideologi yang memiliki konsep kebebasan individuaL Artinya, adanya kesetaraan bagi semua anggota masyarakat. Untuk itu, ideologi liberalisme menginginkan semua orang diberikan kesempatan yang sama untuk mengembangkan bakat-bakat yang dimilikinya seperti halnya yang dimiliki orang lain. Dengan demikian, hak-hak individual harus dilindungi dari campur tangan negara dan badan-badan yang lain. b. Ideologi Marxisme – Komnunisme Paham ini merupakan ajaran dan Karl Mark. Dalam pandangan komunisme ini mengutamakan kebersamaan manusia (individu) daripada kebebasan individu. Dengan demikian. hak pribadi perseorangan tidak diakui. Prinsip utama dari komunisme adalah materialisme yang menyangkal adanya jiwa rohani dan Tuhan sehingga menindas kebebasan pribadi dan agama. Menurut Miriam Budiardjo, terdapat nilai-nilai tertentu yang ada dalam komunisme. 1) Gagasan Monoisme, yaitu gagasan yang menolak adanya golongan-golongan di dalam ma syarakat 2) Kekerasan dipandang sebagai alat yang sah untuk mencapal komunisme. 3) Negara merupakan alat untuk mencapai komunisme. Oleh karena itu. semua alat negara, seperti polisi, tentara, dan kejaksaan dipergunakan untuk diabdikan kepada tercapainya komunisme. c. Ideologi Sosialisine Ideologi sosialisme berpandangan bahwa pada dasarya manusia adalah makhluk kreatif sehingga untuk mendapatkan kebahagiaan harus melalui kerja sama. Pokok ajaran sosialisme menurut Heuken Sj mencakup beberapa hal berikut ini. 1) Penghapusan ataupun pembatasan hak milik pribadi 2) Perlindungan bagi kaum buruh terhadap kemiskinan dan pengangguran dalam bentuk jaminan kerja bagi semua 3) Perubahan struktur ekonomi melalui pengawasan negara terhadap perusahaan monopoli. 4) Perubahan struktur kekuasaan yaitu dengan jalan memaksakan adanya pengakuan terhadap kesamaan kedudukan semua warga negara 5) Perubahan struktur pendidikan melalui perlawanan terhadap privilese pendidikan yang dimiliki kelas menengah dan kelas atas. d. Ideologi Nasionalisme Nasionalisme merupakan ideologi yang mempunyai suatu kekuatan pengaruh untuk menggerakan. Pada umumnya, pengantur ideologi ini mengatributkan negara pada suatu bentuk identitas kultural yang khas. Nasionalisme adalah sebuah ideologi yang memiliki kekuatan untuk memengaruhi dan menggerakkan rakyat dengan dilandasi rasa kecintaan dan rasa bela negara terhadap tanah air dan bangsanya Ideologi nasionalisnie ini akan muncul apabila suatu bangsa terusik kemerdekaannya atau terhina harga dirinya oleh bangsa lain. Ideologi nasionalisme tidak memandang perbedaan agama. ras, suku, ataupun golongan yang ada di negara tersebut. Ideologi nasionalisme lebih mementingkan rasa persatuan dan tekad rela berkorban tanpa pamrih demi membela kepentingan bangsa dan negara. Ideologi nasionalisme ini akan lebih hebat berkumandang jika disertai munculnya tokoh-tokoh kebangsaan yang kharismatik dan dicintai rakyatnya. Misalnya: Ki Hajar Dewantoro, Haji Agus Salim, PB Jendral Soedirman dan sebagainya.

Artikel Terkait

Updated: 11 April 2013 — 19:58

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Budisma.web.id © 2014 Frontier Theme