Jenis-jenis hutan dan Ciri Fungsi

Jenis-jenis hutan – dibagi menjadi lima macam, antara lain sebagai berikut.

a) Hutan Hujan Tropis (Tropical Rain Forest)

hutan hujan tropis merupakan hutan yang terdapat di daerah tropis yaitu suatu daerah yang terletak pada lintang 23,5° LU–23,5° LS. Jenis hutan ini dicirikan dengan pohon-pohon yang tinggi dan rapat serta selalu hijau sepanjang tahun. Pada bagian bawahnya, tumbuh pohon-pohon yang lebih rendah dan di bagian paling bawah ditumbuhi semak, perdu, serta vegetasi penutup sehingga sinar matahari hampir tidak dapat menembus sampai ke permukaan tanah. Ciri lain dari hutan ini antara lain ditumbuhi beragam jenis epifit. Misalnya, cendawan, lumut, dan berbagai jenis anggrek, serta tumbuhan pemanjat seperti rotan. Hutan ini sangat rapat dengan vegetasi yang heterogen (lebih dari 300 spesies). Pohon-pohon di hutan ini tinggi dan berdaun lebar sehingga mengakibat kan terbentuknya kanopi (tajuk) yang menyebabkan dasar hutan menjadi lembap dan gelap. Contoh vegetasi di daerah hutan hujan tropis antara lain meranti dan damar.

b) Hutan Musim di Daerah Iklim Tropis

Hutan musim di daerah tropis yaitu jenis hutan yang terdapat di daerah yang memiliki pola musim hujan dan kemarau yang jelas. Ciri khas dari hutan ini antara lain terdiri atas satu atau dua spesies pohon berkayu dengan ketinggian sekitar 25 meter. Pohon tersebut cenderung meng gugurkan daunnya pada musim kemarau, yaitu pada saat curah hujannya kurang dari 60 mm/tahun atau sama sekali tidak mendapatkan curah hujan. Gugur atau rontoknya daun-daunan tumbuhan di hutan ini merupakan bentuk adaptasi fisiologis untuk mengurangi tingkat penguapan. Akibatnya, sinar matahari dapat mencapai bagian dasar dari hutan musim di daerah tropis ini sehingga di bagian dasar hutan ini tumbuh dengan subur dan lebat berbagai vegetasi semak belukar dan rumput-rumputan. Contoh dari vegetasi hutan musim di daerah tropis adalah jati. Wilayah penyebaran jenis hutan musim di daerah tropis, antara lain di sebagian wilayah Indonesia, Thailand, Kamboja, dan Myanmar.

c) Hutan Musim di Daerah Iklim Sedang

hutan musim di daerah iklim sedang merupakan suatu jenis hutan yang terdapat di wilayah iklim yang memiliki empat musim, yaitu musim panas (summer), gugur/rontok (spring), dingin/salju (winter), dan semi (autumn). Vegetasi di hutan ini pada umumnya berupa tumbuhan berkayu yang memiliki daun lebar, perakaran yang dalam, dan kulit yang kasar. Bentuk adaptasi dari tumbuhan di hutan ini adalah adaptasi fisiologis dengan cara yang berbeda pada setiap musimnya. Pada musim semi, tumbuhan mulai berbunga dan berbuah, pada musim panas mulai tumbuh biji, pada musim rontok menggugurkan daunnya, sedangkan pada musim dingin tumbuhan mengu rangi penyerapan air infiltrasi melalui sistem perakarannya. Jenis vegetasi di hutan ini didominasi oleh dua atau tiga spesies. Misalnya, oak, elm, beach, dan maple. Wilayah penyebaran hutan ini meliputi wilayah Amerika Serikat bagian timur, sebagian besar Eropa Tengah, Australia bagian timur, Selandia Baru, Cina, Korea, Jepang, dan Argentina.

d) Hutan Mangrove (Hutan Bakau)

Hutan mangrove merupakan jenis hutan di daerah tropis yang ditumbuhi berbagai jenis vegetasi khas rawa-rawa pantai yang dipengaruhi pasang surut air laut. Ciri-ciri dari vegetasi hutan mangrove antara lain ditandai dengan sistem perakaran vegetasi yang sebagian berada di atas permukaan air. Sistem perakaran tersebut berfungsi sebagai alat respirasi dan penangkapan lumpur dari peristiwa pasang surut air laut. Jenis-jenis vegetasi di hutan mangrove antara lain nipah dan bakau. Wilayah penyebaran hutan mangrove terutama di pantai-pantai landau berlumpur di wilayah Australia Utara, Afrika Barat, Amerika Selatan terutama Brazilia, dan Asia Tenggara termasuk Indonesia.

e) Hutan Berdaun Jarum (Conifer)

Hutan berdaun jarum merupakan jenis hutan yang tedapat di daerah iklim sedang sampai dingin. Ciri hutan ini vegetasinya ber daun jarum (conifer), memiliki ketinggian yang relatif sama, berbatang lurus, dan berbentuk kerucut, seperti pinus, cemara, dan cedar. Di Eropa terutama di sekitar daerah Siberia, hutan conifer banyak ditumbuhi jenis vegetasi yang disebut larix yang menggugurkan daunnya pada musim dingin (winter). Adapun di Amerika Serikat sekitar daerah Columbia dan California tumbuh jenis vegetasi berdaun jarum raksasa yang disebut sequoia yang ketinggiannya dapat mencapai lebih dari 75 meter.

f) Hutan Taiga

Hutan taiga merupakan jenis hutan yang terdapat di daerah iklim  dingin di belahan bumi utara dan di pegunungan tinggi. Sebagian besar pohon utamanya adalah jenis-jenis tusam yang tetap berdaun serta tahan terhadap suhu dingin dan kekeringan dengan daun seperti jarum dan berlapis zat lilin. Taiga merupakan wilayah yang sangat minim akan jenis tumbuhan. Dalam ribuan hektar mungkin hanya terdiri atas dua atau tiga jenis saja, antara lain pinus merkusi dan cemara.

1. Jenis Hutan Menurut Fungsinya
a. Hutan lindung, terdapat di lereng-lereng gunung. Hutan jenis ini mempunyai fungsi untuk melindungi kesuburan tanah, menyirnpan dan mengatur sumber air, serta melindungi tanah dari bahaya erosi.
b. Hutan produksi, yaitu hutan yang seluruhnya dapat diambil hasilnya.

2. Jenis Hutan Menurut Jenis Pohon-pohonnya
a. Hutan homogen, yaitu hutan yang pohon-pohonnya hanya terdiri dari satu jenis pohon, seperti hutan jati, hutan pinus, dan hutan cemara.
b. Hutan heterogen, yaitu hutan yang pohon-pohonnya terdiri dari bermacam-macam pohon.

3. Jenis Hutan Menurut Iklim dan Curah Hujan secara Horizontal
a. Hutan hujan tropis, yaitu hutan yang terletak di daerah hujan tropis. Hutan ini memiliki ciri-ciri sebagai berikut.
1) Memiliki jenis pohon besar dan kecil.
2) Mahkota daunnya bertingkat-tingkat.
3) Keadaan di dalam hutan adalah remang-remang dan selalu lembap.
4) Sinar matahari hampir tidak dapat masuk.
5) Banyak terdapat tumbuhan memanjat.
b. Hutan musim, yaitu hutan yang terletak di daerah iklim monsun (kemarau dan hujan), dengan macam tumbuhan yang sejenis. Contoh: hutan jati di Jawa Tengah dan Jawa Timur.
c. Sabana, yaitu padang rumput yang diselingi dengan semak-semak. Sabana banyak terdapat di daerah Nusa Tenggara.

Fungsi Hutan
Fungsi hutan sebagai berikut.
1. Pencegah banjir.
2. Penyimpan dan pengatur air tanah.
3. Pencegah terjadinya tanah longsor.
4. Tempat perlindungan tumbuh-tumbuhan dan hewan.
5. Penghasil bermacam-macam kayu dan hasil hutan.
6. Pemupuk kesuburan tanah.
7. Faktor yang mempengaruhi iklim dan keindahan alam, terutama hutan di daerah pegunungan.
8. Tempat rekreasi.

Hasil Hutan
Beberapa hasil yang diambil dari hutan sebagai berikut.
1. Kayu cendana, dihasilkan dari hutan cendana yang terdapat di daerah Nusa Tenggara.
2. Kayu bakau, merupakan hasil hutan di daerah yang berpayau-payau.
3. Bambu, dihasilkan dari hutan honaogen (bambu), terdapat di Jawa dan Sulawesi.
4. Kayu jati, dihasilkan dari hutan jati yang terdapat di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Pulau Buton.
5. Kayu pinus, dihasilkan dari hutan pinus yang terdapat di Takengon (Aceh).
6. Kayu meranti, kamper, kruing, ulin, kayu besi, kayu hitam, dan jenis-jenis kayu yang lain adalah hasil hutan rimba di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Seram, Kei, dan Papua.
7. Kayu jeunjing (sengon), dihasilkan dari hutan kayu sengon. Terdapat di Jawa Barat dan Jawa Tengah.
8. Rotan, banyak terdapat di hutan Kalimantan, Sumatera, dan Sulawesi.
9. Damar (getah pohon-pohon, seperti getah dari pohon barus), banyak terdapat di hutan Sumatera dan Sulawesi.
10. Getah agatis, berasal dari pohon agatis yang terdapat di hutan-hutan Kalimantan, Sulawesi Tengah, dan Maluku.
11. Jelantung, merupakan hasil hutan yang banyak terdapat di Kalimantan dan Sumatera.
12. Buah tengkawang, dihasilkan dari hutan Kalimantan. Kemenyan, merupakan hasil hutan yang banyak terdapat di Sumatera.
13. Getah perca (getah liar), yaitu sejenis karet hutan yang banyak terdapat di Sumatera dan Kalimantan.
14. Gambir, dihasilkan dari hutan yang terdapat di Riau dan Kalimantan.

Artikel Terkait

Updated: 8 February 2013 — 02:00

1 Comment

Add a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Budisma.web.id © 2014