Keanekaragaman Tumbuhan di Hutan Musim dan Hutan Sabana

Keanekaragaman Tumbuhan di Hutan Musim dan Hutan Sabana - Tumbuhan yang menutupi suatu daerah tertentu disebut vegetasi. Persebaran tumbuhan ditentukan oleh faktor geologis, geografis (seperti ketinggian dan garis lintang) dan curah hujan. Semakin tinggi suatu tempat dari permukaan laut dan letaknya semakin jauh dari garis lintang, di tempat tersebut suhunya semakin menurun. Setiap kenaikan ketinggian 100 meter dari permukaan laut dan kenaikan garis lintang maka sebesar 10 suhu daerah tersebut akan turun 50C. Yang akan ditulis hanya dua, yaitu Keanekaragaman Tumbuhan di Hutan Musim dan Hutan Sabana.

Hutan Sabana

1. Keanekaragaman Tumbuhan di Hutan Musim

Hutan musim, yaitu daerah yang musim hujannya diselingi masa kekeringan yang nyata, berlangsung selama 4 – 6 bulan, biasanya disertai angin kencang. Vegetasinya tidak begitu lebat, pohon-pohon penyusunnya lebih berjauhan, dan dalam musim kering kebanyakan pohon menggugurkan daunnya. Musim kering ini sering kali merupakan musim berbunga. Tinggi pohon rata-rata 12 meter, paling tinggi 35 meter. Daun-daun tipis dan lebar, contohnya jati (Tectona grandis). Contoh lain dari tumbuhan hutan musim adalah tumbuhan berumbi lapis, jenis-jenis terna dan semak. Ada sekitar 40 atau 50 jenis tanaman penyusun hutan pada satu jalur saja.

2. Keanekaragaman di Lahan Hutan Sabana (Padang Rumput Sabana)

Sabana, memiliki ciri-ciri vegetasi padang rumput dan pepohonan. Terdapat pada daerah Asia, Australia dan Indonesia. Daerah ini memiliki masa tanpa hujan jauh lebih panjang dan curah hujan tahunannya lebih rendah daripada hutan tertutup. Vegetasinya bersifat terbuka dan tampak seperti taman, banyak terdapat terna darat, misalnya rumput, sangat miskin liana dan epifit. Pohon-pohonnya agak kerdil, kurang dari 20 meter. Kadang-kadang kalah tinggi oleh rumput-rumput yang tinggi selama musim hujan. Di padang sabana, tumbuhan yang banyak ditemukan bersifat xerofit, suatu adaptasi terhadap kekeringan.

Baca juga artikel terkait dengan Keanekaragaman Tumbuhan di Hutan Musim dan Hutan Sabana

  • Sebutkan contoh Pelestarian in situ dan ex situ

    Pelestarian in situ adalah melakukan perlindungan agar tumbuhan dan hewan dapat hidup sesuai dengan habitat aslinya. contoh:   pelestarian komodo   ( Varanus komodoensis) di Pulau...

  • Definisi Keragaman Hayati

    Biodiversity atau keanekaragaman hayati adalah keanekaragaman kehidupan, mulai dari tingkat gen spesies. Pertama kali diciptakan pada konferensi 1986 dan kemudian digunakan pada tahun 1988...

  • Pembagian Persebaran Fauna Indonesia

    Pembagian Persebaran Fauna Indonesia. Pola persebaran fauna di Indonesia sangat dipengaruhi oleh persebaran tumbuhan, kondisi geografis Indonesia yang berada di antara Benua Asia dan Australia,...

  • Persebaran Fauna di Dunia

    Persebaran Fauna di Dunia Fauna atau hewan yang ada di permukaan bumi penyebarannya di pengaruhi oleh keadaan lingkungan hidup yang sesuai untuk tempat hidupnya....

  • Pembagian Fauna Menurut Wallace

    Pembagian Fauna Menurut Wallace (1910). Pada tahun 1910 (tiga tahun sebelum ia wafat), Wallace dengan mempertimbangkan keunggulan bentuk fauna Asia di Sulawesi, menyimpulkan bahwa...

  • Manfaat Biodiversitas Perairan Indonesia

    Manfaat Biodiversitas Perairan Indonesia- Sebagai gudang keanekaragaman hayati, Indonesia banyak disorot oleh berbagai kalangan yang berkepentingan dengan flora dan fauna Indonesia, terutama yang bersifat...

Leave a comment

Your email address will not be published.

*