Jenis dan Penyebab Kelainan pada Otot

Jenis dan Penyebab Kelainan pada Otot- Otot pun dapat mengalami kelainan. Beberapa kelainan yang terjadi pada otot adalah sebagai berikut.

Jenis Kelainan Otot

Keterangan

Tetanus Kondisi otot yang mengalami kejang terus menerus. Penyebab penyakit ini karena infeksi bakteri clostridium tetani. Ketika terjadi luka bakteri ini bisa masuk melewati luka yang terbuka
Kram Otot berada dalam keadaan kejang. Keadaan ini antara lain disebabkan karena terlalu lamanya aktivitas otot secara terus menerus.
Hipertropi otot Suatu keadaan otot yang lebih besar dan lebih kuat. Ula ini disebabkan karen otot sering dilatih bekerja dan berolahraga. Hipertropi otot ini sering dimiloki oleh atlet binaragawan.
Atropi otot Keadaan otot yang lebih kecil dan lemah kontraksinya. Kelainan ini disebabkan karena infeksi virus polio. Pemulihannya dengan pemberian latihan otot, pemberian stimulan listrik, atau dipijat dengan teknik tertentu.
Stiff (kaku leher) Keadaan meradangnya otot trapesius. Hal ini disebabkan karena gerak hentakan secara tiba-tiba. Selain itu, stress yang berat akan membuat kejang otot leher dan punggung. Rasa sakit itu akan hilang jika stress sudah hilang.
Hernia abdominal Kondisi usus melorot ke bawah, disebbkan oleh sobeknya dinding otot perut
Fibriosis Pembentukan jaringan ikat fibrosa. Sesl-sel otot skelet ataupun alat jantung yang mati karena suatu sebab akan diganti oleh jaringan ikat karena sel-sel otot ini tidak mampu beregenerasi, sehingga otot-otot ini akan melemah
Distropi otot Merupakan penyakit kronis pada otot sejak anak-anak, diperkirakan merupakan penyakit genetis (bawaan)
Atritis eksudatif peradangan pada sendi yang menyebabkan sendi terinfeksi dan bernanah
Atritis sika peradangan pada sendi hingga cairan sendi menjadi kering karena kehilangan minyak sendi (sinovial)
Nekrosis kerusakan pada selaput tulang (periosteum) hingga bagian tulang mati dan mengering.
Layu sendi keadaan tidak bertenaga pada persendian akibat rusaknya cakra epifisis tulang rongga gerak

Uraian tersebut merupakan kelainan yang terjadi pada otot. Dengan penjelasan tersebut, kita dapat memberikan usaha preventif untuk menjaga kesehatan otot dan mengantisipasi jika terjadi kelainan pada otot. Usaha-usaha tersebut antara lain:

  1. latihan otot dapat membuat otot menjadi kuat, sehingga dapat terhindar dari atrofi otot;
  2. melakukan olahraga secara teratur;
  3. aktivitas yang banyak menyebabkan otot lelah sehingga dapat mengakibatkan kram otot, untuk itu kita dapat mengatur aktivitas supaya tidak terjadi gangguan otot;
  4. hindarilah stres berat dengan pola hidup yang benar.

Artikel Terkait

Updated: 18 November 2014 — 02:45

2 Comments

Add a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Budisma.web.id © 2014 Frontier Theme