Lapisan dalam Bumi

Lapisan dalam Bumi - Berapa dalamkah Bumi ini? Dapatkah kamu melakukan penggalian hingga dapat menembus ke sisi lain Bumi? Jari-jari Bumi diperkirakan 6.400 km, sedangkan lubang penggalian terdalam baru sekitar 5 km. Sehingga rasanya tidak mungkin dilakukan penggalian hingga menembus sisi lain Bumi.

Pengetahuan manusia tentang bagian dalam Bumi masih sangat sedikit. Orang yang pertama kali mengemukakan pendapatnya mengenai bagian dalam Bumi adalah Plato. Ahli filsafat ini berpendapat bahwa Bumi terdiri atas sebuah massa pijar dan dikelilingi lapisan batuan atau kerak Bumi. Massa pijar tersebut kadang mencapai permukaan Bumi melalui pipa-pipa gunung api dalam bentuk lava. Dahulu, pendapat ini pada umumnya diterima dunia ilmu pengetahuan.

Pandangan dari Plato, lambat laun bergeser. Penyelidikan seismologi dengan pertolongan alat-alat seismograf telah memberikan pandangan lain mengenai perlapisan dalam Bumi. Penyelidikan ini membuktikan bahwa di dalam Bumi ditemukan lapisan-lapisan yang dibatasi oleh bidang diskontinu (tidak bersambung). Bidang tersebut ditemukan pada jarak kira-kira 60 km dan diberi nama bidang diskontinu dari Mohorovicic, bidang lain ditemukan pada jarak 1.200 km dan 2.900 km dari permukaan Bumi. Pada jarak 2.900 km terdapat inti Bumi yang memiliki jari-jari 3.500 km. Banyak ahli berpendapat bahwa inti Bumi terdiri atas unsur-unsur besi dan nikel. Suess dan Wiechert mengadakan pembagian perlapisan bagian dalam Bumi sebagai berikut.

a. Kerak Bumi

Bagian ini memiliki ketebalan 30–70 km, terdiri atas batuanbatuan basa dan masam yang memiliki berat jenis kira-kira 2,7 gram/cm3. Bagian atas dan bagian tengah kerak Bumi disebut lapisan sial karena sebagian besar terdiri atas zat-zat silisium dan aluminium, sedangkan bagian bahwa disebut sima karena sebagian besar terdiri atas zat-zat silisium dan magnesium. Kerak Bumi dibagi menjadi dua, yaitu kerak benua dan kerak samudra. Kerak benua memiliki ketebalan lebih besar dibandingkan dengan kerak samudra.

Di bagian kerak Bumi dapat dilihat berbagai bentuk muka Bumi seperti gunung api, pegunungan, lembah, sungai, danau, perairan laut, ataupun samudra yang terbentuk pada lapisan ini.

b. Selubung Bumi atau Sisik Silikat

Lapisan ini memiliki ketebalan kira-kira 1.200 km dan memiliki berat jenis 3,4–4 gram/cm3. Kerak Bumi dan selubung Bumi ini merupakan lapisan litosfer.

c. Lapisan antara atau Chalkosfera

Lapisan ini memiliki ketebalan kira-kira 1.700 km dengan berat jenis kira-kira 6,4 gram/cm3. Lapisan ini sebagian besar merupakan sisik oksida dan sulfida.

Gambar 5.1 Penampang bagian dalam Bumi

Gambar 5.1 Penampang bagian dalam Bumi

d. Inti Besi-Nikel atau Barysfera

Inti Bumi tersusun dari nikel dan besi sehingga disebut juga lapisan nife (niccolum = nikel dan ferrum = besi). Lapisan ini memiliki jari-jari kira-kira 3.500 km dan terdiri atas inti luar dan inti dalam. Inti luar memiliki suhu hampir 2.200°C dan ketebalan lapisan kira-kira 2.000 km. Sedangkan pada bagian pusat inti dalam memiliki suhu mencapai 4.500°C. Untuk lebih jelasnya, susunan bagian dalam Bumi dapat dilihat pada gambar 5.1 di atas.

Artikel Terkait

Updated: 21 November 2014 — 13:59

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Budisma.web.id © 2014 Frontier Theme