Makanan berkadar gula rendah (contoh teknologi makanan)

Makanan berkadar gula rendah (contoh teknologi makanan)- Bioteknologi berasal dari kata bios yang artinya makhluk hidup, teknos yang artinya aplikasi atau penerapan dan logos yang berarti ilmu. Sehingga bioteknologi dapat diartikan sebagai ilmu yang mempelajari tentang penerapan makhluk hidup melalui suatu tahapan dan proses untuk menghasilkan suatu produk guna meningkatkan kesejahteraan manusia. Bioteknologi berhubungan dengan mikrobiologi yang mempelajari semua makhluk hidup yang berukuran sangat kecil, biokimia yang mempelajari organisme dari aspek kimianya, biologi sel yang mempelajari tentang sel dan juga genetika yang mempelajari tentang hal-hal yang berhubungan dengan pewarisan sifat. Sehingga bioteknologi bukanlah satu cabang ilmu khusus, namun merupakan suatu cabang ilmu yang terintegrasi dengan cabang imu yang lain atau bisa dikatakan juga bahwa bioteknologi merupakan salah satu ilmu terapan.

Contoh teknologi makanan

Tubuh memerlukan makanan yang sehat. Saat ini banyak orang yang mengabaikan pola makanan sehat serta makan dengan porsi berlebih. Makan berlebih tanpa disertai dengan gerak dan olahraga yang cukup akan menimbulkan kelebihan berat badan. Makanan yang dikonsumsi orang saat ini umumnya berenergi tinggi yaitu makanan yang kaya lemak dan mengandung kadar gula tinggi. Akibatnya banyak sekali orang yang menderita penyakit diabetis mellitus. Untuk itulah kita dianjurkan menghindari makanan dan minuman yang berkadar gula tinggi. Makanan apa yang cocok untuk dikonsumsi? Makanan yang cocok adalah makanan yang berkadar gula rendah yaitu jenis makanan yang mengandung karbohidrat dan berserat tinggi dan tidak terlalu panas, misalnya ubi jalar, talas, biskuit berserat, sayur-sayuran, buah segar, kacang-kacangan, roti.

Pada tubuh kita terdapat hormon insulin yang bertugas mengendalikan kadar gula dalam darah. Pada orang dewasa normal, kadar gula dalam darah berkisar antara 110 mg/dL–200 mg/dL. Jika gula dalam darah kadarnya melebihi angka tersebut (misalnya > 300 mg/dL), aktivitas tubuh akan terganggu. Seseorang yang kadar gulanya melebihi normal dikatakan orang tersebut menderita diabetes millitus (DM). Mengapa kadar gulanya dapat melebihi angka normal? Salah satu sebabnya kelenjar penghasil insulin tidak dapat bekerja dengan baik. Bagi penderita DM tidak dianjurkan mengonsumsi makanan yang mengandung banyak gula. Hal ini bertujuan agar kadar gulanya terkendali. Oleh karena itu diperlukan terapi makanan khusus untuk membantu penderita DM.

Lain halnya jika penderita DM mengonsumsi gula rendah kalori, misalnya dengan pemanis buatan (aspartam dan sorbitol), ia akan baik-baik saja. Mengapa demikian? Bahan pemanis buatan, seperti aspartam dan sorbitol tidak mengalami metabolisme dalam sel-sel tubuh sehingga tidak menambah kadar gula dalam darah. Meskipun demikian makanan maupun minuman yang diberi pemanis buatan tetap terasa manis. Bahkan pemanis buatan ini rasa manisnya 10 hingga ratusan kali lebih manis dibandingkan dengan gula tebu.

Tahukah Anda bahwa makanan yang berserat tinggi akan cepat memberikan rasa kenyang, sehingga dapat mengurangi keinginan untuk makan. Makanan berserat tinggi menghasilkan jumlah kalor yang dibutuhkan tubuh, tetapi kadar gulanya rendah maka proses penyerapan di usus berlangsung lama. Serat makanan merupakan unsur dari dinding sel tanaman yang tidak dapat dicerna oleh enzim-enzim saluran pencernaan. Perlu Anda ketahui serat makanan berdasarkan sifat kimianya dapat dikelompokkan menjadi dua.

a. Kelompok serat yang tidak larut terdiri atas:

1) lignin

sumber dari wortel, gandum, buah arbei,

2) selulosa

sumber pada gandum, kacang polong, root vegetables, buah-buahan yang berbiji,

3) hemiselulosa

sumber pada bekatul, serelia.

b. Kelompok serat yang larut

misalnya apel, gandum (oatmeal), bekatul (oatbrand), rumput laut, kacang kedelai, kacang polong, jeruk, kacang hijau, kacang kapri, dan kacang tolo. Orang dewasa dianjurkan untuk makan makanan yang berserat sebanyak 20–30 gram setiap hari, 6 gram di antaranya berasal dari serat larut.

 

Sumber Bacaan

Indun Kistinnah. Biologi 12 untuk SMA/MA Kelas XII. Jakarta. BSE 2008

Langkah Sembiring, dkk. Biologi 12 untuk SMA/MA Kelas XII: Jakarta. BES 2009

  • Pengertian Glukosa

    Glukosa adalah karbohidrat, dan gula sederhana yang paling penting dalam metabolisme tubuh manusia. Glukosa disebut gula sederhana atau monosakarida karena merupakan salah satu unit...

  • Penyimpanan Bentuk Glukosa dalam Organisme

    Penyimpanan Bentuk Glukosa dalam Organisme. Ketika karbohidrat dari makanan yang Anda konsumsi dicerna, glukosa adalah molekul terkecil di mana karbohidrat dipecah. Molekul glukosa yang...

  • Hidrolisis Disakarida dan Polisakarida

    Hidrolisis Disakarida dan Polisakarida – Pemecahan (hidrolisis) molekul gula, pati, dan selulosa yang kompleks menjadi molekul monosakarida mudah dilakukan dalam laboratorium dengan cara mendidihkan larutan...

Baca juga artikel terkait dengan Makanan berkadar gula rendah (contoh teknologi makanan)

  • Struktur Asam nukleat

    Asam nukleat adalah molekul organik yang meliputi C, H, O, N, dan unsur-unsur P. Mereka pertama kali ditemukan oleh Friedrich Miescher pada tahun 1869,...

  • Transkripsi dalam sintesis protein

    Pada organisme eukariot (memiliki dinding inti sel), DNA terdapat pada kromosom, artinya bahwa DNA berada si dalam inti sel. DNA akan tetap berada di...

  • Struktur dan Fungsi polipeptida

    Struktur polipeptida Polipeptida merupakan nama lain dari protein. Polipeptida tersusun atas asam amino-asam amino yang terhubung satu sama lain dengan ikatan peptida membentuk diri...

  • Pengertian Oogenesis

    Oogenesis adalah proses pembentukan ovum matang dari oogonium pada wanita. Ini terjadi di ovarium. Selama oogenesis, sebuah Oogonium atau telur ibu sel diploid mengalami...

2 Comments on Makanan berkadar gula rendah (contoh teknologi makanan)

  1. joslandder // 2013-09-22 at 18:45 //

    thanks y aku mw bertanya apakah hormon insulin itu…?

  2. Insulin adalah hormon yang mengatur jumlah gula dalam tubuh Anda. glukosa normal (gula) tidak dapat diserap oleh tubuh tanpa insulin.

Leave a comment

Your email address will not be published.

*