Mengenal Filum Euglenophyta

Mengenal Filum Euglenophyta – Kebanyakan dari Euglenoid bersifat autotrof karena dapat berfotosintesis, sebagian kecil ada juga yang bersifat heterotrof. Ciri paling menonjol dari protista ini adalah tubuhnya uniselluler (bersel tunggal), berwarna hijau terang dan sangat indah. Bentuk sel euglenoid adalah oval dengan bagian posterior yang makin ramping. Meskipun Euglenoid dikelompokkan dalam kelompok Protista yang menyerupai tumbuhan, makhluk hidup ini tidak berdinding sel seperti halnya tumbuhan. Dengan tidak adanya dinding sel, menyebabkan mereka lebih bebas bergerak sehingga sering disangka sebagai sel hewan. Euglena adalah contoh yang paling terkenal dari euglenoid. Bentuknya dapat kamu lihat pada Gambar 4.1.

Euglena

Gambar 4.1 Salah satu contoh Euglenophyta: Euglena

Euglenoid melakukan pertukaran air dengan lingkungan secara osmosis menggunakan vakuola kontraktil. Euglenoid juga mempunyai bintik mata (stigma) yang dapat digunakan untuk mengatur pergerakan sel ke arah cahaya. Ketika cahaya mengenai stigma, suatu rangkaian proses akan terjadi, yang akan merangsang flagela menggerakkan sel terus-menerus menuju arah cahaya tersebut. Hal ini akan mengoptimalkan penyerapan cahaya sehingga proses fotosintesis dapat berlangsung. Hasil fotosintesis dari Euglenoid berupa karbohidrat disimpan berupa substansi yang disebut paramilum.

Kloroplas Euglenoid seperti halnya pada tumbuhan, mengandung klorofil a dan b serta beberapa macam karotenoid. Permukaan air yang di dalamnya banyak terdapat Euglena viridis, akan tampak berwarna kehijauan, sedangkan yang banyak terdapat Euglena sanguinea tampak berwarna kemerahan. Organisme ini sering dipakai sebagai indikator adanya polusi perairan.

Para ahli Biologi telah meneliti bahwa perkembangbiakan Euglenoid terjadi secara mitosis, tetapi mereka tidakmenemukan perkembangbiakan secara seksual. Euglenoid sering kali membelah secara cepat, sehingga pembelahan kloroplas belum sempat terjadi. Hal ini menyebabkan ada satu individu baru yang hasil pembelahannya tidak memiliki kloroplas dan kehilangan warnanya. Individu baru ini selanjutnya tumbuh menjadi makhluk hidup yang bersifat heterotrof. Sifat euglenoid yang kadang seperti tumbuhan dan kadang seperti hewan ini, menyebabkan pengelompokan Euglenoid masih sering menjadi bahan perdebatan.

Artikel Terkini

Baca juga artikel terkait dengan Mengenal Filum Euglenophyta

  • Pengertian Mikoriza

    Mikoriza merupakan asosiasi simbiotik yang terbentuk antara pada akar sebagian besar spesies tanaman dan jamur. Simbiosis ini ditandai dengan gerakan dua arah nutrisi dimana...

  • Ciri-ciri Nematoda

    Ciri-ciri umum Nematoda Binatang dengan bentuk memanjang dan bulat atau silindris, seperti cacing Tidak beruas atau bersegmen Tubuh tertutup dengan kutikula Mempunyai rongga tubuh,...

  • Peranan Platyhelminthes dalam Kehidupan Manusia

    Peranan Platyhelminthes dalam Kehidupan Manusia Platyhelminthes dari kelas Monogenea, Trematoda, dan Cestoda pada umumnya merugikan karena hidup parasit di dalam tubuh manusia, hewan ternak,...

  • Pengertian Respirasi aerob

    Respirasi aerob adalah bentuk respirasi selular yang membutuhkan oksigen untuk menghasilkan energi. Respirasi aerob adalah Proses menghasilkan energi dengan oksidasi penuh nutrisi melalui siklus...

  • Daur Hidup Flagellata

    Siklus reproduksi pada beberapa Volvoci dan yang soliter dan berkoloni telah diketahui. Siklus hidup dari Polytomella caeca merupakan deskripsi yang representatif dalam genus ini....

Leave a comment

Your email address will not be published.

*