Peranan Tumbuhan Lumut dalam Kehidupan

Peranan Tumbuhan Lumut dalam Kehidupan. Manfaat lumut bagi kehidupan manusia ada, terutama untuk lingkungan, dimana lumut dapat mendegradasi bebatuan menjadi material yang rapuh/tanah sehingga biji-bijian yg semula tidak dapat tumbuh dapat berkecambah dan tumbuh diatas bebatuan. Selain itu lumut dapat mempengaruhi mikroklimat disuatu tempat, tetapi dengan syarat tumbuhan lumut dalam cakupan yang sangat luas.

lumut daun

lumut daun

Selain itu lumut dapat menyimpan air yang cukup banyak.

Dalam kehidupan, tumbuhan lumut juga memiliki manfaat, di antaranya adalah:

a. Dalam ekosistem yang masih alami, lumut merupakan tumbuhan perintis karena dapat melapukkan batuan sehingga dapat ditempati oleh tumbuhan yang lain.

b. Lumut dapat menyerap air yang berlebih, sehingga dapat mencegah terjadinya banjir.

c. Lumut jenis Marchantia polymorpha dapat digunakan sebagai obat radang hati.

d. Lumut Sphagnum dapat dijadikan sebagai bahan pengganti kapas untuk industri tekstil.

Sebenarnya apakah peranan lumut bagi kehidupan kita? Sepintas kita melihat lumut seperti tidak ada manfaatnya bagi kehidupan kita. Terlebihlebih jika lumut tumbuh di kamar mandi atau di tembok-tembok rumah yang dapat menyebabkan pemandangan menjadi tak sedap. Sebenarnya lumut pun ada manfaatnya, amatilah lumut yang tumbuh di atas batubatuan! Lumut yang hidup di atas batu-batuan lama kelamaan akan menyebabkan batu hancur menjadi tanah karena rizoidnya dapat menembus permukaan batuan tersebut. Selanjutnya, secara bertahap akan membentuk tanah yang baru sebagai tempat untuk tumbuh tanaman lainnya, karena inilah lumut disebut sebagai vegetasi perintis.

Lumut yang hidup di hutan-hutan atau di atas permukaan tanah dapat mencegah erosi, mengurangi bahaya banjir, dan mampu menyerap air sehingga dapat menyediakan air pada musim kemarau. Lumut yang sudah mati pun dapat dimanfaatkan menjadi penambat zat organik dalam tanah sehingga tanah tersebut akan menjadi subur dan cocok untuk tumbuhan lainnya. Beberapa jenis lumut sudah dapat dimanfaatkan, misalnya Marchantia sebagai obat penyakit hati, Sphagnum sebagai bahan pembalut dan sumber bahan bakar.

Beberapa jenis lumut memiliki nilai komersial. misalnya Sphagnum memiliki kemampuan untuk memperbaiki kemampua tanah dalam menahan air. pada beberapa daerah yang tanahnya bersifat asam atau lembab, sisa-sisa Sphagnum akan menumpuk tanpa mengalami pelapukan.tumpukan lumut itu disebut peat yang dapat digunakan sebagai bahan bakar. sphagnum yang telah dibersihkan dapat juga diolah menjadi bahan pengganti kapas. selain itu, jenis Marchantia polymorpha diduga dapat dijadikan sebagai obat hepatitis (radang hati).

Beberapa tumbuhan lumut dimanfaatkan sebagai ornamen tata ruang. Beberapa spesies Sphagnum dapat digunakan sebagai obat kulit dan mata.
Tumbuhan lumut yang tumbuh di lantai hutan hujan membantu menahan erosi, mengurangi bahaya banjir, dan mampu menyerap air pada musim kemarau.

Peran tumbuhan lumut dalam ekosistem

  • Tumbuhan lumut memiliki peran dalam ekosistem sebagai penyedia oksigen, penyimpan air (karena sifat selnya yang menyerupai spons), dan sebagai penyerap polutan.
  • Tumbuhan ini juga dikenal sebagai tumbuhan perintis, mampu hidup di lingkungan yang kurang disukai tumbuhan pada umumnya.

Manfaat tumbuhan lumut

  • Beberapa tumbuhan lumut dimanfaatkan sebagai ornamen tata ruang. Beberapa spesies Sphagnum dapat digunakan sebagai obat kulit dan mata.
  • Tumbuhan lumut yang tumbuh di lantai hutan hujan membantu menahan erosi, mengurangi bahaya banjir, dan mampu menyerap air pada musim kemarau.

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Budisma.web.id © 2014