Ciri-ciri Umum Protozoa

Protozoa terdiri dari organisme uniseluler, heterotrofik, yang berkaitan erat dengan hewan. Protozoa ditemukan di berbagai jenis habitat lingkungan. Kebanyakan dari Protozoa adalah organisme yang hidup bebas di air atau laut air tawar, atau ada juga yang tinggal di bahan organik yang membusuk. Beberapa protozoa parasit pada hewan atau tumbuhan: sebagai contoh Plasmodium, yang menyebabkan malaria. Protozoa bervariasi dalam ukuran dari diameter mikrometer hingga sentimeter.

Protozoa biasanya tidak memiliki dinding sel, tetapi beberapa filum dapat dikelilingi oleh dinding. Protozoa memiliki pergiliran keturunan antara bentuk vegetatif (trophozoite) dan spora pecah yang disebut kista. Kebanyakan sel protozoa adalah multinukleat, tetapi beberapa memiliki inti tunggal. Protozoa memiliki vakuola kontraktil, yang mengeluarkan kelebihan air. Mereka memiliki jenis khusus dari gerak menggunakan tiga jenis alat gerak seperti flagela, silia, dan pseudopodia. Flagela dan silia memiliki struktur mirip dengan sistem mikrotubulus (9 + 2). Karakteristik ini unik untuk protozoa.

Protozoa dibagi menjadi empat filum: flagelata (atau Mastigophora), Amoeboids (atau Sarcodina), Sporozoa (atau Sporozoa, Apicomplexa) dan, ciliata (atau Ciliophora). Klasifikasi ini didasarkan pada gerak dan bukan filogenetik.

Kata protozoa berasal dari bahasa Yunani, yakni proto yang berarti pertama dan zoa yang berarti hewan. Protista mirip hewan adalah golongan Protozoa. Protozoa merupakan salah satu bagian kelompok dari Protista, apa sebabnya? Protozoa memiliki ciri-ciri yang sama dengan Protista, yaitu tubuhnya terdiri atas satu sel dan eukariotik. Untuk itulah semua aktivitas protozoa dilakukan oleh sel itu sendiri seperti bergerak, bereproduksi, dan lain-lain. Tubuh Protozoa umumnya tidak mempunyai dinding sel yang kuat dan di dalamnya terdapat nukleus, vakuola, mitokondria, dan ribosom. Ukuran tubuh protozoa berkisar antara 5-100 milimikron, jadi sangat mikroskopis. Protozoa Hidupnya ada yang berkoloni dengan membentuk kumpulan sel dan ada pula yang berperilaku sebagai parasit pada organisme lain. Lebih dari 64.000 species Protozoa telah dikenal, diperkirakan 32.000 berupa fosil dan 22.000 merupakan bentuk-bentuk yang bebas, 10.000 adalah sebagai parasit. Sebagian lagi hidup protozoa secara berkoloni atau hidup soliter, sebagian dapat bergerak bebas dan dapat pula menempel (sessil). Di manakah kita dapat menemukan Protozoa?

Protista Mirip Hewan atau Protozoa mempunyai tempat hidup di mana-mana, yaitu di perairan, misalnya di kolam, air laut, air tawar, tetapi ada juga yang hidup sebagai parasit pada hewan atau tumbuhan, bahkan manusia. Di tanah pun protozoa bisa hidup, untuk itulah protozoa dimasukkan kelompok kosmopolit, artinya dapat ditemukan di berbagai tempat. Karena hidupnya ada yang berada di perairan, maka protozoa mempunyai peranan penting dalam rantai makanan untuk komunitas lingkungan akuatik.

Masih ingatkah Anda mengenai rantai makanan (food chain)? Peranan Protozoa sebagai zooplankton (organisme seperti hewan) adalah Protozoa yang hidup dari fitoplankton (organisme seperti tumbuhan) yang fotosintetik dan zooplankton sebagai makanan bagi hewan-hewan yang lebih besar. Karena peristiwa tersebut sehingga dapat digambarkan sebagai berikut:

Energi cahaya → Fitoplankton → Zooplankton → hewan-hewan yang lebih besar

Begitu juga Protozoa yang hidup di lingkungan daratan yang basah atau akuatik, mereka sebagai pemakan bakteri atau cendawan atau disebut Protozoa saprofitik dengan memanfaatkan substansi yang dihasilkan oleh bakteri atau cendawan. Oleh sebab itu, dapat dikatakan Protozoa berperan sangat penting di dalam keseimbangan ekologis dan dapat digambarkan sebagai berikut.

Ciri-ciri Umum Protozoa

Gambar 5.3 Beberapa macam Protozoa

1) Ciri Morfologi Protozoa.

Bentuk Protozoa sangat beragam, ada yang berbentuk lonjong, menyerupai bola, memanjang, dan polimorfik (memiliki berbagai bentuk morfologi), ukuran tubuhnya berdiameter 1 milimikron. Bagaimana dengan hasil pengamatan Anda? Sel Protozoa terbungkus membran sitoplasma dan setiap selnya mempunyai satu atau beberapa nukleus. Pada umumnya Protozoa dapat membentuk sista atau seludang yang dibuat secara vegetatif/trofozoit sehingga dapat melindungi dirinya terhadap bahaya dari alam sekitarnya, misalnya kekeringan dan kehabisan makanan atau keasaman perut di dalam inangnya. Untuk mempertahankan jenisnya, Protozoa berkembang biak dengan cara aseksual/vegetatif dan seksual/generatif.

2) Cara Reproduksi Protozoa.

Untuk mempertahankan jenisnya, Protozoa berkembang biak dengan cara aseksual/ vegetatif dan seksual/generatif. Reproduksi secara aseksual, yaitu dengan cara membelah diri atau pembagian selnya sama. Pembelahan ini dapat terjadi, baik secara membujur atau melintang pada sepanjang selnya sehingga menghasilkan anak-anak sel yang dapat berukuran sama atau tidak sama.

Pembelahan biner pada Paramecium

Gambar 5.4 Pembelahan biner pada Paramecium

Jika pada proses pembelahan diri (pembagiannya) menghasilkan dua anak sel, maka disebut pembelahan biner, namun apabila terbentuk banyak anak sel dinamakan pembelahan bahu rangkap (multipel fission). Beberapa kelompok Protozoa bereproduksi secara seksual, yaitu dengan cara penggabungan atau penyatuan fisik sementara antara dua individu kemudian terjadi pertukaran nukleus. Dengan demikian, akan terjadi perpaduan sifat yang dibawa oleh kedua individu tersebut dan menghasilkan satu individu baru. Cara pembiakan ini disebut dengan konjugasi, seperti yang terlihat pada Gambar 5.5.

Pembiakan secara konjugasi pada Ciliata

Gambar 5.5 Pembiakan secara konjugasi pada Ciliata

3) Ciri Fisiologi Protozoa.

Pada suhu berapa Protozoa dapat hidup? Pada umumnya Protozoa membutuhkan suhu optimum untuk tumbuh antara 16-25°C, dengan suhu maksimumnya antara 36-40°C. Adapun pH (derajat keasaman optimum) untuk proses metabolismenya adalah antara pH 6-8. Anda sudah mengetahui bahwa Protista ada yang fotoautotrof dan heterotrof. Bagaimana dengan Protozoa? Karena Protozoa termasuk anggota Protista, maka Protozoa juga mempunyai klorofil dan bersifat fotoautotrof. Namun, ada beberapa Protozoa yang tidak memiliki klorofil. Protozoa jenis ini mendapatkan makanan/nutrien organiknya melalui membran sitoplasma seperti pada bakteri. Cobalah ingat kembali tentang bakteri! Ada juga Protozoa yang makan dengan cara menelan makanannya yang berupa partikel-partikel padat melalui rongga mulut. Makanannya antara lain berupa bakteri, ganggang, bahkan Protozoa jenis lain. Setelah ditelan, makanan tersebut akan masuk/terkurung di dalam vakuola. Di sinilah makanan tersebut akan dirombak oleh enzim-enzim dari substansi yang kompleks menjadi bentuk terlarut yang dapat diasimilasi. Ada beberapa bahan makanan setelah tertelan tidak terurai menjadi bentuk yang terlarut dalam vakuola dan dapat dikeluarkan dari sel melalui pori anus atau tetap berada di dalam vakuola yang akan bergerak di permukaan sel sehingga vakuola akan pecah dan membuka untuk membuang kotoran-kotoran itu dari dalam sel.

Baca juga artikel terkait dengan Ciri-ciri Umum Protozoa

  • Apa perbedaan antara Protista dan Protozoa?

    Kerajaan Protista sekali lagi dikelompokkan menjadi tiga subkingdom: Protophyta, protozoa dan jamur lendir. Protophyta adalah organisme seperti tanaman dan mirip dengan nenek moyang dari...

  • Habitat Flagellata

    Flagellata terdapat dalam berbagai habitat, termasuk lingkungan darat dan perairan (air tawar dan air laut). Tanah yang ditinggali oleh protozoa telah diketahui dari hampir...

  • Bentuk Morfologi Flagellata

    Karakteristik utama dari flagelata yaitu ditunjukkan pada Gambar 4.25 jumlah flagela bervariasi dari satu (Gambar 4.25c) dan dua atau lebih flagela (Gambar 4.25 d,f,g),...

  • Cara Reproduksi Flagellata

    Reproduksi pada Flagellata ada 2 macam, yaitu vegetatif dan generatif. Reproduksi vegetatif terjadi dengan cara pembelahan biner secara transversal, misalnya pada Euglena, sedangkan reproduksi...

  • Struktur sel dan Metabolisme Euglena

    Euglena adalah makhluk yang unik karena itu adalah seperti tanaman dan juga seperti binatang. Euglena Ini adalah berbentuk seperti buah pir. Memiliki ekor disebut...

  • Peranan Protista Menguntungkan dan Merugikan

    Peranan Protista Menguntungkan dan Merugikan. Protista adalah organisme dalam kerajaan Protista. Organisme ini eukariota, yang berarti mereka terdiri dari sel tunggal atau beberapa dimana...

Leave a comment

Your email address will not be published.

*