Sejarah Penemuan Elektron Proton dan Neutron

Sejarah Penemuan Elektron Proton dan Neutron –┬áSebelum ilmu Kimia berkembang, para filsafat Yunani Kuno sudah mengenal istilah atom. Menurut pandangannya, atom adalah partikel terkecil yang membangun materi. Dengan teknologi modern, atom dapat diurai menjadi partikel-partikel yang lebih kecil, dinamakan partikel subatom, yaitu elektron, proton, dan neutron.

1. Penemuan Elektron

Keberadaan elektron dapat diketahui berdasarkan percobaan sinar katode (Sir William Crookes, 1879). Dalam percobaannya, Crookes menggunakan alat yang disebut tabung sinar katode atau disebut juga tabung Crookes (lihat Gambar 1.1).

Gambar 1.1 Sinar katode adalah elektron yang memiliki massa.

Gambar 1.1 Sinar katode adalah elektron yang memiliki massa.

Jika tabung Crookes dihubungkan dengan sumber arus searah tegangan tinggi maka katode akan memancarkan berkas sinar menuju anode. Sinar itu dinamakan sinar katode. Sinar katode memiliki massa. Hal ini dapat dilihat dengan memutarnya baling-baling yang dipasang pada jalannya berkas sinar katode (Gambar 1.1). Pengamatan lain menunjukkan, sinar katode dapat dibelokkan oleh medan listrik menuju kutub positif listrik. Hal ini membuktikan bahwa sinar katode memiliki muatan negatif (perhatikan Gambar 1.2).

Gambar 1.2 Sinar katode dibelokkan oleh medan listrik.

Gambar 1.2 Sinar katode dibelokkan oleh medan listrik.

Berdasarkan fakta tersebut, apa yang dapat Anda simpulkan? Stoney menamakan sinar katode dengan istilah elektron. Dengan demikian, elektron memiliki massa dan bermuatan negatif. Jika bahan katode diganti dengan logam lain selalu dihasilkan sinar katode yang sama. Hal ini membuktikan bahwa sinar katode atau elektron merupakan partikel dasar penyusun materi.

2. Penemuan Proton

Keberadaan proton dibuktikan melalui percobaan tabung Crookes yang dimodifikasi (perhatikan Gambar 1.3). Tabung Crookes diisi gas hidrogen dengan tekanan rendah. Percobaan ini dikembangkan oleh Eugen Goldstein. Jika tabung Crookes dihubungkan dengan sumber arus listrik di bagian belakang katode yang dilubangi maka akan terbentuk berkas sinar. Goldstein menamakan sinar itu sebagai sinar terusan. Oleh karena sinar terusan bergerak menuju katode maka disimpulkan bahwa sinar terusan bermuatan positif. Menurut Goldstein, sinar terusan tiada lain adalah ion hidrogen. Ion ini terbentuk akibat gas hidrogen bertumbukan dengan sinar katode. Oleh karena ion hidrogen hanya mengandung satu proton maka disimpulkan bahwa sinar positif adalah proton. Penggantian gas hidrogen oleh gas lain selalu dihasilkan sinar yang sama dengan sinar terusan yang dihasilkan oleh gas hidrogen. Hal ini dapat membuktikan bahwa setiap materi mengandung proton sebagai salah satu partikel penyusunnya.

Gambar 1.3 Pada tabung sinar katode yang dimodifikasi, sinar katode mengionisasi gas dalam tabung yang mengakibatkan gas dalam tabung bermuatan positif. Gas yang bermuatan positif ini bergerak menuju katode, sebagian dapat melewati celah katode dan menumbuk dinding tabung.

Gambar 1.3 Pada tabung sinar katode yang dimodifikasi, sinar katode mengionisasi gas dalam tabung yang mengakibatkan gas dalam tabung bermuatan positif. Gas yang bermuatan positif ini bergerak menuju katode, sebagian dapat melewati celah katode dan menumbuk dinding tabung.

3. Temuan Neutron

Keberadaan neutron dalam atom ditemukan oleh J. Chadwick melalui percobaan penembakan unsur berilium oleh partikel alfa kecepatan tinggi. Dari percobaan tersebut, terbentuk partikel yang tidak dipengaruhi medan magnet dan dapat bertumbukan dengan parafin (Gambar 1.4). Partikel alfa adalah partikel bermuatan positif yang dipancarkan oleh unsur radio aktif.

Gambar 1.4 Diagram alir pelepasan partikel Neutron

Gambar 1.4 Diagram alir pelepasan partikel Neutron

Data percobaan menunjukkan bahwa sinar yang keluar dari target berilium tidak dipengaruhi oleh medan magnet. Ketika sinar yang keluar dari target berilium menumbuk parafin, proton akan keluar dari parafin dengan kecepatan tinggi. Chadwick menyimpulkan bahwa partikel yang keluar dari unsur berilium tidak bermuatan dan memiliki massa hampir sama dengan massa proton. Partikel tersebut dinamakan neutron.

  • Pengertian Elektron valensi

    Dalam kimia, elektron valensi adalah elektron yang berhubungan dengan atom, dan yang dapat berpartisipasi dalam pembentukan ikatan kimia. Elektron valensi adalah elektron pada tingkat...

  • Cara Cari Jumlah Neutron dalam Atom

    Cara Cari Jumlah Neutron dalam Atom. Nomor atom adalah jumlah proton dalam atom, dan jumlah elektron dalam atom sama dengan jumlah proton. Menemukan jumlah...

  • Aturan Aufbau Hund dalam Konfigurasi Elektron

    Aturan Aufbau Hund dalam Konfigurasi Elektron – Penulisan konfigurasi elektron untuk atom berelektron banyak didasarkan pada aturan aufbau, aturan Hund, dan prinsip larangan Pauli....

  • Pengertian dan Kecendrungan Afinitas Elektron

    Perubahan energi yang terjadi ketika sebuah elektron ditambahkan ke atom gas disebut afinitas elektron. Daya tarik dari inti atom dengan sebuah elektron tambahan akan...

  • Menentukan Distribusi Elektron dalam Atom

    Menentukan Distribusi Elektron dalam Atom- Kulit terdiri atas subkulit yang berisi orbital-orbital dengan bilangan kuantum utama yang sama. Jumlah orbital dalam setiap kulit dinyatakan...

Baca juga artikel terkait dengan Sejarah Penemuan Elektron Proton dan Neutron

  • Aturan Aufbau Hund dalam Konfigurasi Elektron

    Aturan Aufbau Hund dalam Konfigurasi Elektron – Penulisan konfigurasi elektron untuk atom berelektron banyak didasarkan pada aturan aufbau, aturan Hund, dan prinsip larangan Pauli....

  • Cara Penulisan Konfigurasi Elektron

    Cara Penulisan Konfigurasi Elektron- Untuk menuliskan konfigurasi elektron, bayangkan bahwa inti atom memiliki tingkat-tingkat energi, dan setiap tingkat energi memiliki orbital-orbital yang masih kosong....

  • Perbedaan Tingkat Energi Orbital Elektron

    Perbedaan Tingkat Energi Orbital Elektron- Pada atom berelektron banyak, setiap orbital ditandai oleh bilangan kuantum n, l, m, dan s. Bilangan kuantum ini memiliki...

  • Menentukan Bilangan Kuantum Elektron

    Menentukan Bilangan Kuantum Elektron- Menurut model atom mekanika kuantum, gerakan elektron dalam mengelilingi inti atom memiliki sifat dualisme sebagaimana diajukan oleh de Broglie. Oleh karena...

  • Bentuk Molekul Teori Domain Elektron

    Bentuk Molekul Teori Domain Elektron – Metode yang dapat digunakan untuk meramalkan bentuk molekul adalah model rumus titik-elektron yang diperluas menjadi teori domain elektron...

1 Comment on Sejarah Penemuan Elektron Proton dan Neutron

  1. Nor Intan // 2013-09-18 at 13:40 //

    terima kasih ..
    karena dengan apa yang anda jelaskan saya dapat mengetahui menyelesaikan tugas saya dengan baik..

Leave a comment

Your email address will not be published.

*