Sistem Satuan Internasional (SI)

Sistem Satuan Internasional – Masalah penggunaan satuan dalam pengukuran di depan sudah dialami manusia sejak dulu. Di sekitar kita, masih sering dijumpai orang yang mengukur panjang benda dengan satuan jengkal atau depa. Tidak di sini saja, di tempat-tempat lain juga terjadi demikian. Bahkan, untuk menyatakan panjang di Inggris dan Amerika Serikat masih digunakan satuan kaki (feet) . Hasil pengukuran menggunakan satuan depa, jengkal, dan kaki berbeda-beda antara orang yang satu dengan orang lain. Dengan alasan itulah maka depa, jengkal, dan langkah kaki tidak bisa dijadikan standar pengukuran panjang.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, sejak tahun 1960 telah digunakan Sistem Satuan Internasional yang disingkat SI, yang dalam bahasa Inggris disebut International System of Unit atau dalam bahasa Perancis le System International d’unites. Sistem ini merupakan hasil kesepakatan dari CGPM (Conference General des Poids et Measures) di Paris, Perancis.

Sistem Internasional (SI) dibagi menjadi dua sistem, yaitu sistem MKS dan CGS.

  1. Sistem MKS (meter, kilogram, sekon) yaitu cara menyatakan besaran dengan memakai satuan meter, kilogram, dan sekon.
  2. Sistem CGS (centi, gram, sekon) yaitu cara menyatakan besaran dengan memakai satuan centimeter, gram, dan sekon.

1. Standar Satuan Panjang

Dalam satuan internasional, standar satuan panjang adalah meter. Berdasarkan sejarahnya, satu meter didefinisikan sebagai sepersepuluh juta kali jarak khatulistiwa dengan kutub utara sepanjang meridian yang melewati Paris. Namun, jarak ini selalu berubah dengan adanya pemampatan yang diakibatkan oleh gerak rotasi bumi. Kemudian, dibuatlah meter standar yang terbuat dari campuran platina-iridium yang tersimpan di Sevres dekat Paris, Perancis. Perhatikan Gambar 1.2.

img1

Gambar 1.2 Meter standar yang terbuat dari campuran platina iridium yang disimpan di Sevres dekat Paris.

Perkembangan selanjutnya, para ahli juga menilai meter standar tersebut kurang teliti, mudah berubah, dan sulit didapatkan. Untuk itu, diperlukan meter standar dengan nilai yang tetap. Pada tahun 1960 ditetapkan satu meter standar sebagai berikut.

1 meter standar = panjang gelombang yang dihasilkan oleh gas Kripton berwarna merah jingga untuk bergetar 1.650.763,73 kali.

2. Standar Satuan Massa

Satuan untuk massa adalah gram. Standar satuan massa adalah sebuah silinder platina iridium yang disimpan di Lembaga Berat dan Ukuran Internasional, dan sebagai perjanjian internasional disebut sebagai massa sebesar 1 kilogram. Standar sekunder dikirimkan ke laboratorium standar di pelbagai negara yang massanya telah ditentukan dengan menggunakan teknik neraca berlengan sama. Dalam skala atomik, kita memiliki standar massa kedua. Standar massa ini adalah massa atom C12 yang diberikan harga tepat sebesar 12 satuan massa atom terpadu (unified atomic mass unit) disingkat u dengan

1 u = 1,667 × 10-27 kg.

3. Standar Satuan Waktu

Satuan untuk waktu adalah sekon. Pada awalnya, standar waktu yang digunakan adalah perputaran bumi pada porosnya (rotasi). Karena perputaran ini tidak tetap, maka diambil rata-ratanya. Berdasarkan rotasi rata-rata ini ditetapkan bahwa satu sekon adalah 1/86.400 hari matahari rata-rata. Dalam pengamatan ahli astronomi, waktu ini kurang tepat karena adanya pergeseran. Pada tahun 1967 digunakan standar waktu yang diukur berdasarkan getaran atom cesium-133. Standar waktu yang didasarkan pada getaran atom cesium ini diterima sebagai standar internasional oleh Konferensi Umum mengenai Berat dan Ukuran ketiga belas.

1 sekon didefinisikan sebagai waktu yang diperlukan atom cesium-133 untuk bergetar sebanyak 9.192.631.770 kali.

4. Standar Satuan Suhu

Suhu atau temperatur menyatakan derajat atau tingkatan panas suatu benda. Kalian pastinya pernah mendengar, bahkan mengetahui pelbagai jenis termometer. Termometer adalah alat untuk mengukur suhu suatu benda. Satuan suhu dinyatakan dengan derajat, baik derajat Celcius (oC), Fahrenheit (oF), Reamur (oR), dan Kelvin (K), tergantung pada jenis termometer yang kalian gunakan. Dalam fisika, satuan suhu yang sering dipakai adalah Kelvin (K).

5. Standar Satuan Kuat Arus Listrik

Kuat arus listrik menyatakan jumlah muatan listrik yang melewati suatu penghantar (konduktor) setiap satuan waktu. Satuan kuat arus listrik adalah ampere. Kuat arus listrik dikatakan 1 ampere jika muatan sebesar 1 coloumb mengalir dalam kawat konduktor setiap sekon. Berdasarkan Hukum Ohm, 1 ampere adalah besar kuat arus listrik yang mengalir pada kawat konduktor dengan hambatan 1 ohm dan beda potensial 1 volt. Sementara itu, berdasarkan terjadinya gaya Lorentz, 1 ampere adalah kuat arus listrik pada dua kawat sejajar yang berjarak 1 m dan menyebabkan gaya Lorentz sebesar 2 × 10-7 N, dan kedua arus searah.

6. Standar Satuan Banyak mol Zat

Molekul zat merupakan bagian terkecil dari suatu zat yang masih memiliki sifat zat tersebut. Satuan untuk banyak molekul zat adalah mol (mole). 1 mol menyatakan jumlah partikel dalam suatu zat yang sama jumlahnya dengan banyaknya partikel dalam 12 gram atom C-12 (karbon-12). Jumlah partikel/atom dalam 12 gram atom C-12 adalah 6,02 × 1023 partikel. Jumlah partikel atau atom ini disebut tetapan Avogadro dan dinyatakan dengan huruf L.

7. Standar Satuan Intensitas Cahaya

Intensitas cahaya adalah banyaknya fluks cahaya yang menembus bidang setiap satuan sudut ruang. Satuan intensitas cahaya adalah kandela. Jika benda hitam seluas 1 m2 pada suhu titik lebur platina (1.773oC) memancarkan cahaya tegak lurus bidang, intensitas cahaya yang terjadi sebesar 6 × 105 kandela. Kandela menyatakan energi cahaya per waktu (daya) setiap satu satuan sudut ruang.

  • Contoh Besaran Pokok dan Turunan

    Contoh Besaran Pokok dan Turunan. Di artikel ini, anda akan mempelajari beberapa hal yang berkaitan dengan pengukuran, antara lain besaran, satuan, dimensi, dan cara...

  • Perbedaan Besaran Pokok Besaran Turunan dan Dimensinya

    Perbedaan Besaran Pokok Besaran Turunan dan Dimensinya - Ratih memesan 1 porsi lotek pedas dengan jumlah cabai merah 6 biji, sedang ibunya juga memesan 1...

  • Macam-macam Kesalahan Pengukuran

    Macam-macam Kesalahan Pengukuran- Untuk mengukur suatu besaran fisika, kalian dapat menggunakan satu instrumen atau lebih. Dalam menggunakan instrumen, kalian harus dapat memilih dan merangkai...

  • Notasi Ilmiah dan Angka Penting

    Dalam fisika sering dijumpai biangan yang sangat kecil atau sangat besar. Sebagai contoh misalkan massa elektron kira-kira 0,0000000000000000000000000000000911 kg tentunya untuk membaca itu kita...

  • Contoh Penggunaan Alat Ukur

    Contoh Penggunaan Alat Ukur. Ketika Anda akan melakukan pengukuran suatu besaran Fisika, dibutuhkan alat ukur untuk membantu Anda mendapatkan data hasil pengukuran. Untuk mengukur...

Baca juga artikel terkait dengan Sistem Satuan Internasional (SI)

  • Darimana Timbulnya Tekanan pada Gas

    Bagaimana balon udara panas dapat bergerak dengan lancar ke udara? Banyak orang menikmati naik balon udara panas. Beberapa menggunakannya untuk piknik romantis dan proposal...

  • Pengertian dan Manfat Pegas

    Pegas, dalam mekanika adalah sebuah perangkat yang dapat menyerap dan melepaskan energi bersama perubahan dalam bentuknya. Pegas dapat dibuat dalam berbagai jenis dan ukuran...

  • Pengertian Elastis dan Elastisitas

    Elastisitas suatu zat adalah sifat yang memungkinkan untuk memulihkan bentuk dan ukuran aslinya setelah itu mengalami peregangan, ditekan, atau bengkok. Semua zat merupakan elastis...

  • Apa itu Hygrometer

    Apa itu Hygrometer. Hygrometer adalah alat yang digunakan untuk mengukur kelembaban relatif udara, atau jumlah uap air tak terlihat dalam suatu lingkungan tertentu. Mereka...

  • Contoh Aplikasi Hukum Newton tentang Gerak

    Contoh Aplikasi Hukum Newton tentang Gerak. Sir Isaac Newton (1642-1727) mungkin paling dikenal karena kisah “menemukan gravitasi” ketika sebuah apel jatuh di kepalanya. Dia...

Leave a comment

Your email address will not be published.

*