Latihan contoh soal dan jawaban stoikiometri larutan

Pilihan ganda Latihan contoh soal dan jawaban stoikiometri larutan 25 butir. 8 uraian Latihan contoh soal dan jawaban stoikiometri larutan.

Pilihlah jawaban yang paling tepat!

1. Larutan HCl direaksikan dengan larutan NaOH membentuk garam dan air. Persamaan ionnya adalah ….
A. HCl + NaOH → NaCl + H2O
B. HCl + H2O → H3O+ + Cl
C. H+ + OH →H2O
D. Cl + Na+ → NaCl
E. NaOH + H2O →Na(H2O)+ OH

2. Persamaan reaksi berikut merupakan persamaan ion bersih, kecuali
A. Ca(s) + H2SO4(aq) → CaSO4(s) + H2(g)
B. H+(aq) + H2O(l) → H3O+(aq)
C. H+(aq) + OH(aq)→ H2O(l)
D. Cl(aq) + Na+(aq) → NaCl(aq)
E. NH3(aq) + H2O(l) → NH4+(aq) + OH(aq)

3. Di antara persamaan reaksi berikut yang akan membentuk endapan adalah ….
A. Ca(s) + HCl(aq) →
B. Na2CO3(aq) + HCl(aq) →
C. Na2S2O3(aq) + HCl(aq) →
D. Al2O3(s) + HCl(aq) →
E. Cu2O(s) + H2SO4(aq) →

4. Jika 27 g aluminium (Ar=27) dimasukkan ke dalam 1 liter larutan CuSO4 1,5 M, berat tembaga yang akan diendapkan sebanyak …. (Ar Cu = 64)
A. 16 g
B. 64 g
C. 96 g
D. 32 g
E. 128 g

5. UMPTN 2000/C:
H2SO4 ditambahkan pada 500 mL larutan BaCl2 0,2 M sampai terjadi endapan BaSO4 (Mr= 233) dengan sempurna. Endapan BaSO4 yang terbentuk sebanyak ….
A. 68,0 g
B. 34,0 g
C. 23,3 g
D. 46,6 g
E. 11,7 g

6. Jika 1 L AgNO3 0,1 M direaksikan dengan 5 mL HCl yang massa jenisnya 0,365 g mL–1 maka gram AgCl yang di endapkan adalah ….
A. 3,540 g
B. 7,175 g
C. 9,350 g
D. 5,275 g
E. 10,245 g

7. Aluminium bereaksi dengan asam sulfat menurut persamaan berikut.
2 Al(s) + 3H2SO4(aq)→ 2 Al(SO4)3(aq) + 3H2(g)
Pernyataan yang benar adalah ….
A. H2SO4(aq) sebagai pereaksi pembatas
B. Al(s) tepat bereaksi dengan asam sulfat
C. mol H2(g) sama dengan mol Al(s)
D. mol Al2(SO4)3(aq) sama dengan mol Al(s)
E. volume H2(g) yang dihasilkan sebesar 22,4 L

8. Sebanyak 0,24 g asam berbasa satu dapat menetralkan 8 mL larutan NaOH. Jika konsentrasi NaOH 0,4 M, massa molekul relatif asam adalah ….
A. 37,5 g mol–1
B. 75 g mol–1
C. 125 g mol–1
D. 62,5 g mol–1
E. 150 g mol–1

9. Sebanyak 150 mL NaOH 0,2 M dicampurkan dengan 100 mL NaOH 0,3 M. Konsentrasi OH dalam larutan adalah ….
A. 0,30 M
B. 0,25 M
C. 0,24 M
D. 0,27 M
E. 0,20 M

10. Ebtanas 1996/1997:
Menurut persamaan kimia:
H2SO4(aq)+2NaOH(aq)→ Na2SO4(aq)+ 2H2O(l)
Jika 75 mL larutan H2SO4 0,1 M direaksikan dengan 50 mL larutan NaOH 0,2 M maka pada reaksi tersebut yang tersisa adalah ….
A. 2,5 × 10–3 mol H2SO4
B. 5 × 10–3 mol H2SO4
C. 2,5 × 10–3 mol NaOH
D. 5 ×10–3 mol NaOH
E. 7,5 × 10–3 mol NaOH

11. UMPTN 2000/A:
Konsentrasi ion H+ yang diperoleh dari mencampurkan 150 mL HCl 0,5 M dan 100 mL HCl 0,3 M adalah ….
A. 0,20 M
B. 0,30 M
C. 0,42 M
D. 0,50 M
E. 0,60 M

12. NaOH 0,1 mol dan NH3 0,1 mol dilarutkan ke dalam 1 L larutan, pH larutan yang dibuat adalah ….
(Kb NH3 = 1,8 × 10–5)
A. 14,0
B. 11,1
C. 9,0
D. 13,0
E. 7,6

13. Jika 100 mL HCl 0,1M dicampurkan dengan 50 mL HCl 0,04 M maka pH campuran menjadi ….
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 5

14. Jika 50 mL HCl 0,1 M dicampurkan dengan 50 mL CH3COOH 0,1 M (Ka =10–5) maka pH campuran menjadi ….
A. 0,5
B. 2,4
C. 3,5
D. 1,3
E. 4,6

15. Sebanyak 50 mL larutan HCl 0,1 M direaksikan dengan 20 mL larutan NaOH 0,1 M maka pH campuran adalah ….
A. 1,0
B. 3,5
C. 7,0
D. 1,4
E. 11,0

16. Tabel berikut menunjukkan nilai pH larutan: P, Q, R, S, T.

Larutan 0,1 M P Q R S T
Nilai pH 13 11 9 7 3

Jika dua dari larutan di atas dicampurkan dan campurannya dapat bereaksi dengan logam Mg menghasilkan gas H2 maka campuran itu adalah ….
A. R dan S
B. P dan Q
C. R dan Q
D. S dan T
E. R dan S

17. Suatu senyawa dapat dijadikan indikator untuk titrasi asam basa jika ….
A. memiliki warna tertentu
B. dapat berubah menjadi berwarna
C. pada rentang pH tertentu berubah warna
D. terionisasi dalam larutan asam atau basa
E. mengandung asam organik lemah

18. Ebtanas 1996:

Trayek perubahan warna beberapa indikator:

Indikator Warna Trayek pH
Fenolftalein Takberwarna–merah 8,3 – 10
Bromtimol biru Kuning–biru 6,0 – 7,6
Lakmus Merah–biru 5,5 – 8,0
Metil merah Merah–kuning 4,4 – 6,2
Metil jingga Merah–kuning 3,1 – 4,4

Indikator bromtimol biru dan fenolftalein dalam larutan HNO3 menunjukkan warna berturut-turut ….
A. biru, kuning
B. kuning, merah
C. tidak berwarna, kuning
D. merah, kuning
E. kuning, tidak berwarna

19. Perubahan warna dalam keadaan asam, netral, dan basa dari indikator BTB, jika ke dalam larutan HCl ditambahkan larutan NaOH setetes demi setetes adalah ….
A. biru, kuning, merah
B. kuning, merah, hijau
C. tidak berwarna, kuning, biru
D. kuning, hijau, biru
E. kuning, tidak berwarna, hijau

20. Indikator yang paling tepat digunakan untuk titrasi HCl 0,1 M oleh NaOH 0,1 M adalah ….
A. metil merah (rentang pH: 3,5 – 4,8)
B. brom kresol hijau (rentang pH: 4,6 – 5,8)
C. bromtimol biru (rentang pH: 6,0 – 8,0)
D. fenolftalein (rentang pH: 8,0 – 10,0)
E. alizarin kuning (rentang pH: 10,0 – 12,5)

21. Ebtanas 1998:
Dari hasil titrasi larutan NaOH 0,1 M dengan larutan HCl 0,15 M:

Larutan NaOH 0, 1 M HCl 0,15 M
1 2 mL 20 mL
2 8 mL 20 mL
3 15 mL 20 mL
4 25 mL 20 mL
5 30 mL 20 mL

Dari data di atas yang menunjukkan terjadinya titik netralisasi terletak pada percobaan nomor ….
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 5

22. Grafik berikut yang menunjukkan titrasi larutan HCl 0,1 M (dalam labu) oleh larutan NaOH 0,1M (dalam buret) adalah ….

a.

grafik soal jawaban Stoikiometri Larutan dan Titrasi Asam Basa

b.

grafik soal jawaban Stoikiometri Larutan dan Titrasi Asam Basa

c.

grafik soal jawaban Stoikiometri Larutan dan Titrasi Asam Basa

d.

grafik soal jawaban Stoikiometri Larutan dan Titrasi Asam Basa

e.

grafik soal jawaban Stoikiometri Larutan dan Titrasi Asam Basa

23. Grafik pada soal nomor 22 di atas yang menunjukkan titrasi larutan NaOH 0,1M (dalam labu) oleh larutan HCl 0,1 M (dalam buret) adalah ….
A. grafik a
B. grafik b
C. grafik c
D. grafik d
E. grafik e

24. UMPTN 1996/B:
Jika 20 mL HNO3 0,1 M dititrasi dengan larutan natrium hidroksida 0,2 M maka volume basa yang diperlukan untuk mencapai titik stoikiometri adalah ….
A. 10 mL
B. 20 mL
C. 25 mL
D. 30 mL
E. 40 mL

25. Jika dalam titrasi HCl–NaOH menggunakan indikator fenolftalein maka titik akhir titrasi berada pada pH sekitar ….
A. 6,5
B. 7,0
C. 8,0
D. 10
E. 11

B. Jawablah pertanyaan berikut dengan benar.

1. Buat sketsa kasar kurva titrasi asam kuat dengan basa kuat. Tentukan pH larutan dengan:
a. tanpa penambahan basa;
b. titik setengah ekuivalen;
c. titik ekuivalen;
d. basa berlebih.

2. Sebanyak 50 mL HNO3 69,8% (ρ = 1,42 g mL–1) diencerkan menjadi 19,0% (ρ = 1,11 g mL–1). Hitung molaritas HNO3 pekat dan HNO3 encer?

3. Berapakah volume larutan HBr 0,50 M yang diperlukan agar bereaksi sempurna dengan 0,75 mol Ca(OH)2?

4. Perhatikan reaksi penetralan asam basa berikut.
a. Berapa volume HClO4 0,15 M yang diperlukan untuk menetralkan 50 mL larutan NaOH 0,25 M?
b. Jika 25,8 mL AgNO3 diperlukan untuk mengendapkan semua ion klorida (dalam 75 mg sampel KCl), berapa kemolaran larutan AgNO3?
c. Berapa volume larutan H2SO4 2,5 M yang diperlukan untuk menetralkan 75 g NaOH?

5. Berapakah pH larutan yang mengandung HCN 1 M (Ka = 6,2 × 10–10) dan HNO2 5 M (Ka = 4,0 × 10–4)? Hitung konsentrasi ion sianida dalam larutan ini pada keadaan setimbang.

6. Sebanyak 50 mL HNO3 0,1 M dititrasi dengan larutan NaOH 0,1 M. Hitung pH setelah penambahan NaOH sebanyak 0,0 mL, 25 mL, 50 mL, dan 75 mL.

7. Definisikan titik ekuivalen dan titik akhir titrasi. Mengapa harus memilih salah satu indikator yang bertepatan di sekitar titik ekuivalen?

8. Metil merah mempunyai struktur:

struktur soal jawaban Stoikiometri Larutan dan Titrasi Asam Basa

Perubahan warna terjadi dari merah ke kuning jika larutan kelebihan basa. Hitunglah rentang pH untuk metil merah berubah warna berdasarkan nilai tetapannya.

Kunci jawaban

I. Pilihan ganda

1. C 17. C
3. C 19. D
5. C 21. E
7. D 23. A
9. C 25. C
11. C
13. A
15. D

II. Essai

1.

grafik4 soal jawaban Stoikiometri Larutan dan Titrasi Asam Basa

a. pH = –log [H+]
b. pH = –log ( 1/3 [H+])
c. pH = –log (√Kw)
d. pH = 14 + log[OH–]

3. V(HBr) = 3 L

5. pH = 1,35; [CN–] = 2,5 × 10–5 M

7. • Titik ekuivalen adalah jumlah mol H+ tepat dinetralkan oleh jumlah mol OH– pada titrasi asam basa.
• Titik akhir adalah titik berakhirnya titrasi, yang ditandai oleh perubahan warna.
• Agar titik akhirnya dekat dengan titik ekuivalen.

  • Pengertian Larutan Hipotonik

    Larutan Hipotonik mengacu pada setiap larutan yang memiliki tekanan osmotik lebih rendah daripada larutan lain (yaitu, memiliki konsentrasi yang lebih rendah dari zat terlarut...

  • Metode Pemisahan Campuran

    Metode Pemisahan Campuran - Campuran dapat tersusun atas beberapa unsur ataupun senyawa. Komponen-komponen penyusun suatu campuran tersebut dapat dipisahkan berdasarkan sifat fisika zat penyusunnya....

  • Derajat Keasaman Larutan Garam

    Derajat Keasaman Larutan Garam- Semua garam yang larut dalam air akan terurai membentuk ionionnya. Karena ion-ion garam dalam air ada yang terhidrolisis maka pelarutan...

  • Soal dan Jawaban Larutan Elektrolit

    Pilihan ganda Soal dan Jawaban Larutan Elektrolit 20 butir. 5 uraian Soal dan Jawaban Larutan Elektrolit. A. Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat....

  • Sifat Listrik Larutan

    Sifat Listrik Larutan- Pada bagian sebelumnya, Anda sudah belajar tentang sifat-sifat logam. Salah satunya, logam merupakan konduktor listrik yang baik (ingat teori lautan elektron...

Baca juga artikel terkait dengan Latihan contoh soal dan jawaban stoikiometri larutan

  • Pengertian Katalis

    Katalis adalah zat yang berfungsi untuk mempercepat reaksi kimia. Katalis dapat berupa bahan organik, sintetis atau logam. Proses di mana zat ini mempercepat atau...

  • Pengertian energi aktivasi

    Dalam kimia, energi aktivasi adalah jumlah minimum energi yang diperlukan untuk mengaktifkan atom atau molekul pada suatu kondisi di mana mereka dapat mengalami transformasi...

  • Pengaruh Suhu pada Reaksi Kimia

    Kita cenderung berpikir karbon monoksida hanya sebagai gas berbahaya yang dihasilkan dari pembakaran tidak sempurna dari produk karbon. Namun, ada pasar yang besar untuk...

  • Pengertian dan Contoh Reaksi dekomposisi

    Antoine Lavoisier secara luas dikenal sebagai “bapak kimia modern”. Dia adalah salah satu yang pertama untuk mempelajari reaksi kimia secara rinci. Lavoisier mereaksikan merkuri...

  • Pengertian dan Contoh Emulsi

    Pengertian dan Contoh Emulsi. Emulsi adalah campuran dari dua cairan yang biasanya tidak bergabung, seperti minyak dan air. Ketika diaduk atau dikocok dengan kuat,...

  • Menentukan Bentuk Struktur Molekul

    Menentukan Bentuk Struktur Molekul – Walaupun jumlah materi di alam sangat banyak dan beragam, tetapi pada dasarnya materi tersebut dibangun oleh beberapa jenis atom...

2 Comments on Latihan contoh soal dan jawaban stoikiometri larutan

  1. seroja malawat // 2014-02-23 at 09:27 //

    sangat membantu :-D

  2. seroja malawat // 2014-02-23 at 09:39 //

    sangat membantu

Leave a comment

Your email address will not be published.

*